Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Written By bopuluh on Rabu, 02 Januari 2013 | 22.17

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 2 Januari 2013 | 11:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas TV membuka studio mini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu dilakukan untuk memberikan update informasi mengenai perdagangan saham di tanah air. Studio mini Kompas TV berada di tower 1 lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan SCBD Senayan Jakarta.

"Studio ini dibuka sebagai bentuk layanan Kompas TV agar pemirsa bisa mendapatkan informasi real time terhadap perkembangan bursa saham di tanah air," ujar Pemimpin Redaksi Kompas TV, Taufik Mihardja di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Studio tersebut terletak di atas lantai utama (main floor) perdagangan bursa saham di BEI. Di ruangan seluas 6 x 5 meter tersebut dilengkapi dengan studio siaran, ruang kontrol dan make up penyiar televisi. Studio mini ini juga sangat tepat dengan latar belakang ruangan perdagangan bursa saham di tanah air.

Rencananya studio mini ini akan mulai bersiaran mulai hari ini, Rabu (2/1/2013). Studio ini akan menyiarkan secara langsung kabar pasar saham pada pukul 12.00 wib. Studio ini akan memunculkan program "Kompas Bursa" atau satu segmen khusus di program "Kompas Siang" setiap jam 12.00 wib.


22.17 | 0 komentar | Read More

Menikmati Rumah Idaman Para Bujangan

KOMPAS.com - Di berbagai film dan katalog, rumah bagi para bujangan seringkali digambarkan dengan rumah-rumah atau apartemen berdesain minimalis, sederhana, dan penuh dengan warna-warna maskulin. Pada kenyataannya, rumah, kontrakan, kos, atau apartemen para bujangan mungkin berdesain minimalis, namun jauh dari ideal.

Berbagai barang berserakan di lantai, sampah berceceran, dan bau tidak sedap akibat lembab tersebar di seluruh bagian rumah. Jika hal ini persis seperti apa yang terjadi di rumah Anda, kini tiba waktunya menciptakan bachelors pad atau rumah idaman bagi para bujangan milik Anda sendiri. Berbenahlah, perbaiki kondisi rumah, dan jaga kerapihan rumah dengan perlengkapan baru yang Anda miliki!

Meja kopi

Pertama-tama, Anda membutuhkan meja kopi yang fungsional. Meja ini menjadi meja makan, meka kerja, bahkan terkadang menjadi tempat penyimpanan. Pilihlah meja kopi yang kuat dan mampu menopang semua kegiatan Anda. Tentunya, hati-hati dalam memilih desain tepat bagi rumah Anda.

Selain meja kopi, Anda juga membutuhkan sofa dan kursi yang nyaman. Sofa mampu "berubah fungsi" menjadi tempat tidur bagi teman-teman Anda yang tiba-tiba ingin menginap di rumah.

Namun, Anda harus tetap bisa memadukan kenyamanan, gaya, dan keserbagunaan dengan memilih sofa berbahan kuat, nyaman di kulit, dan tampak cantik di rumah.

Gadget

Sekarang, kita pindah ke bidang yang Anda gemari: gadget. Berinvestasilah pada teknologi yang mampu berintegrasi dengan rumah Anda, alat telekomunikasi, mobil, dan sistem keamanan rumah. Siapkan juga berbagai alat pembersih rumah dan kendaraan.

Alat kebersihan

Pastikan Anda memiliki berbagai keperluan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan rumah. Bila perlu, sediakan juga mesin pembuat kopi, mesin espresso, dan barang-barang lain yang membuat Anda betah mengurus rumah.

Seprai

Selanjutnya, belilah seprai dengan kualitas baik, dan pastikan seprai selalu dalam kondisi bersih. Mungkin, Anda tidak menyadari bahwa hal sederhana seperti kebersihan seprai dapat menggambarkan diri Anda.

Hobi dan koleksi

Penuhi rumah Anda dengan hal-hal menarik bagi Anda. Isi rumah dengan barang-barang seni, CD, DVD, buku, dan barang-barang koleksi Anda lainnya.

Terakhir, pastikan lantai Anda dapat Anda bersihkan dengan mudah, kuat menopang Anda, tidak mudah retak, dan tahan terhadap minuman, makanan, atau injakan sepatu jika Anda mengadakan pesta di rumah. Selamat berkreasi membuat rumah idaman bagi Anda para bujangan!


22.17 | 0 komentar | Read More

Rasyid Rajasa Tak Bisa Lepas dari Jerat Hukum

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar mengatakan, putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah Rajasa (22), tidak dapat lepas dari jeratan hukum. Rasyid adalah pengemudi BMW X5 yang terlibat kecelakaan maut di Tol Jagorawi dengan Daihatsu Luxio, Selasa (1/1/2013) pagi kemarin. Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Bambang mengatakan, kelalaian pengemudi sehingga menimbulkan korban jiwa adalah delic culpa pidana. Hal ini diperkuat dengan ketentuan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian pengemudi yang menyebabkan orang lain terluka atau meninggal dunia.

"Perkaranya tidak boleh diselesaikan di bawah tangan, tetapi tetap harus diteruskan ke pengadilan. Hal ini juga untuk pembelajaran bagi masyarakat dan pejabat tinggi. Kalau akhirnya damai, ini preseden buruk karena itu membuktikan Indonesia negara kekuasaan," kata Bambang kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Sementara itu, tanggung jawab keluarga Hatta dengan memberikan bantuan hukum dan upaya damai hanya akan meringankan hukuman. Namun, Rasyid akan tetap diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Independensi polisi pun diuji dalam menangani kasus ini.

"Jika ingin menjaga eksistensinya, Polri harus teliti dan cermat dalam memeriksa TKP. Sebab, dari sana, bisa diketahui kemungkinan penyebab kecelakaan, apakah faktor kendaraan atau pengemudi," ujar Bambang. 

Bambang juga menekankan, olah tempat kejadian harus dilakukan dengan cepat. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi kemungkinan berubahnya analisis kecelakaan jika olah TKP dilakukan tidak dengan cepat dan cermat.

"Polisi harus obyektif jika ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, mobil BMW B 272 HR yang dikendarai Rasyid menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Akibatnya, dua orang meninggal, yakni Harun (57) dan M Raihan, bayi berumur 14 bulan. Tiga orang korban luka-luka adalah Nung (30) dan Moh Rifan yang dibawa ke RS Polri dan seorang lagi bernama Supriyati (30) yang sempat dibawa ke RS UKI.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.17 | 0 komentar | Read More

Solusi untuk Bau Mulut yang Tak Sembuh-sembuh

TANYA :

Pagi  Bu dokter, saya seorang guru dok. Saya merasakan halitosis yang sangat menyiksa. Saya sudah berusaha keras untuk menghilangkannya, namun usaha itu tidak bertahan lama dok. Saya merasa ini karena faktor penyakit dari dalam sehingga berulang terus menerus. Di mana saya bisa mendapat konsultasi yang maksimal dok? Apakah ada obat yang tepat untuk saya? Apakah ini ada kaitannya dengan bakteri E.coli yang saya baca dari internet? Tolong kasih saya solusi dok, karena ini sangat berkaitan dengan profesi saya. Saya tidak bisa terpaksa menjaga jarak dengan anak-anak didik saya .

(Mufti, 27 tahun, Tegal)


JAWAB :

Ibu Mufti yang baik,

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:  

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan

Apakah salah satu usaha yang telah anda lakukan untuk mencegah bau mulut mencakup hal-hal dibawah ini?

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah:

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, melakukan penyikatan lidah, serta menggunakan alat bantu benang gigi.

2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut).

3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.

4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.

5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.

7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.

8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.

9.    Jika anda memiliki radang sinus menahun, penyakit gangguan pencernaan, atau diabetes, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut. Jika memang ingin mengkonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Anda dapat berkonsultasi ke Dokter Gigi langganan anda mengenai masalah bau mulut ini. Namun jika seluruh upaya dirasa gagal, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam (dr., Sp.PD). Sampaikan keluhan bau mulut anda dan keluhan lain yang ada di dalam tubuh anda, sehingga Dokter akan memberikan solusi yang tepat.

Demikian Ibu Mufti, semoga bermanfaat.

Salam gigi sehat.


22.17 | 0 komentar | Read More

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Written By bopuluh on Selasa, 01 Januari 2013 | 22.17

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 2 Januari 2013 | 11:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas TV membuka studio mini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu dilakukan untuk memberikan update informasi mengenai perdagangan saham di tanah air. Studio mini Kompas TV berada di tower 1 lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan SCBD Senayan Jakarta.

"Studio ini dibuka sebagai bentuk layanan Kompas TV agar pemirsa bisa mendapatkan informasi real time terhadap perkembangan bursa saham di tanah air," ujar Pemimpin Redaksi Kompas TV, Taufik Mihardja di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Studio tersebut terletak di atas lantai utama (main floor) perdagangan bursa saham di BEI. Di ruangan seluas 6 x 5 meter tersebut dilengkapi dengan studio siaran, ruang kontrol dan make up penyiar televisi. Studio mini ini juga sangat tepat dengan latar belakang ruangan perdagangan bursa saham di tanah air.

Rencananya studio mini ini akan mulai bersiaran mulai hari ini, Rabu (2/1/2013). Studio ini akan menyiarkan secara langsung kabar pasar saham pada pukul 12.00 wib. Studio ini akan memunculkan program "Kompas Bursa" atau satu segmen khusus di program "Kompas Siang" setiap jam 12.00 wib.


22.17 | 0 komentar | Read More

Menikmati Rumah Idaman Para Bujangan

KOMPAS.com - Di berbagai film dan katalog, rumah bagi para bujangan seringkali digambarkan dengan rumah-rumah atau apartemen berdesain minimalis, sederhana, dan penuh dengan warna-warna maskulin. Pada kenyataannya, rumah, kontrakan, kos, atau apartemen para bujangan mungkin berdesain minimalis, namun jauh dari ideal.

Berbagai barang berserakan di lantai, sampah berceceran, dan bau tidak sedap akibat lembab tersebar di seluruh bagian rumah. Jika hal ini persis seperti apa yang terjadi di rumah Anda, kini tiba waktunya menciptakan bachelors pad atau rumah idaman bagi para bujangan milik Anda sendiri. Berbenahlah, perbaiki kondisi rumah, dan jaga kerapihan rumah dengan perlengkapan baru yang Anda miliki!

Meja kopi

Pertama-tama, Anda membutuhkan meja kopi yang fungsional. Meja ini menjadi meja makan, meka kerja, bahkan terkadang menjadi tempat penyimpanan. Pilihlah meja kopi yang kuat dan mampu menopang semua kegiatan Anda. Tentunya, hati-hati dalam memilih desain tepat bagi rumah Anda.

Selain meja kopi, Anda juga membutuhkan sofa dan kursi yang nyaman. Sofa mampu "berubah fungsi" menjadi tempat tidur bagi teman-teman Anda yang tiba-tiba ingin menginap di rumah.

Namun, Anda harus tetap bisa memadukan kenyamanan, gaya, dan keserbagunaan dengan memilih sofa berbahan kuat, nyaman di kulit, dan tampak cantik di rumah.

Gadget

Sekarang, kita pindah ke bidang yang Anda gemari: gadget. Berinvestasilah pada teknologi yang mampu berintegrasi dengan rumah Anda, alat telekomunikasi, mobil, dan sistem keamanan rumah. Siapkan juga berbagai alat pembersih rumah dan kendaraan.

Alat kebersihan

Pastikan Anda memiliki berbagai keperluan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan rumah. Bila perlu, sediakan juga mesin pembuat kopi, mesin espresso, dan barang-barang lain yang membuat Anda betah mengurus rumah.

Seprai

Selanjutnya, belilah seprai dengan kualitas baik, dan pastikan seprai selalu dalam kondisi bersih. Mungkin, Anda tidak menyadari bahwa hal sederhana seperti kebersihan seprai dapat menggambarkan diri Anda.

Hobi dan koleksi

Penuhi rumah Anda dengan hal-hal menarik bagi Anda. Isi rumah dengan barang-barang seni, CD, DVD, buku, dan barang-barang koleksi Anda lainnya.

Terakhir, pastikan lantai Anda dapat Anda bersihkan dengan mudah, kuat menopang Anda, tidak mudah retak, dan tahan terhadap minuman, makanan, atau injakan sepatu jika Anda mengadakan pesta di rumah. Selamat berkreasi membuat rumah idaman bagi Anda para bujangan!


22.17 | 0 komentar | Read More

Rasyid Rajasa Tak Bisa Lepas dari Jerat Hukum

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar mengatakan, putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah Rajasa (22), tidak dapat lepas dari jeratan hukum. Rasyid adalah pengemudi BMW X5 yang terlibat kecelakaan maut di Tol Jagorawi dengan Daihatsu Luxio, Selasa (1/1/2013) pagi kemarin. Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Bambang mengatakan, kelalaian pengemudi sehingga menimbulkan korban jiwa adalah delic culpa pidana. Hal ini diperkuat dengan ketentuan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian pengemudi yang menyebabkan orang lain terluka atau meninggal dunia.

"Perkaranya tidak boleh diselesaikan di bawah tangan, tetapi tetap harus diteruskan ke pengadilan. Hal ini juga untuk pembelajaran bagi masyarakat dan pejabat tinggi. Kalau akhirnya damai, ini preseden buruk karena itu membuktikan Indonesia negara kekuasaan," kata Bambang kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Sementara itu, tanggung jawab keluarga Hatta dengan memberikan bantuan hukum dan upaya damai hanya akan meringankan hukuman. Namun, Rasyid akan tetap diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Independensi polisi pun diuji dalam menangani kasus ini.

"Jika ingin menjaga eksistensinya, Polri harus teliti dan cermat dalam memeriksa TKP. Sebab, dari sana, bisa diketahui kemungkinan penyebab kecelakaan, apakah faktor kendaraan atau pengemudi," ujar Bambang. 

Bambang juga menekankan, olah tempat kejadian harus dilakukan dengan cepat. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi kemungkinan berubahnya analisis kecelakaan jika olah TKP dilakukan tidak dengan cepat dan cermat.

"Polisi harus obyektif jika ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, mobil BMW B 272 HR yang dikendarai Rasyid menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Akibatnya, dua orang meninggal, yakni Harun (57) dan M Raihan, bayi berumur 14 bulan. Tiga orang korban luka-luka adalah Nung (30) dan Moh Rifan yang dibawa ke RS Polri dan seorang lagi bernama Supriyati (30) yang sempat dibawa ke RS UKI.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.17 | 0 komentar | Read More

Solusi untuk Bau Mulut yang Tak Sembuh-sembuh

TANYA :

Pagi  Bu dokter, saya seorang guru dok. Saya merasakan halitosis yang sangat menyiksa. Saya sudah berusaha keras untuk menghilangkannya, namun usaha itu tidak bertahan lama dok. Saya merasa ini karena faktor penyakit dari dalam sehingga berulang terus menerus. Di mana saya bisa mendapat konsultasi yang maksimal dok? Apakah ada obat yang tepat untuk saya? Apakah ini ada kaitannya dengan bakteri E.coli yang saya baca dari internet? Tolong kasih saya solusi dok, karena ini sangat berkaitan dengan profesi saya. Saya tidak bisa terpaksa menjaga jarak dengan anak-anak didik saya .

(Mufti, 27 tahun, Tegal)


JAWAB :

Ibu Mufti yang baik,

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:  

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan

Apakah salah satu usaha yang telah anda lakukan untuk mencegah bau mulut mencakup hal-hal dibawah ini?

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah:

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, melakukan penyikatan lidah, serta menggunakan alat bantu benang gigi.

2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut).

3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.

4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.

5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.

7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.

8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.

9.    Jika anda memiliki radang sinus menahun, penyakit gangguan pencernaan, atau diabetes, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut. Jika memang ingin mengkonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Anda dapat berkonsultasi ke Dokter Gigi langganan anda mengenai masalah bau mulut ini. Namun jika seluruh upaya dirasa gagal, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam (dr., Sp.PD). Sampaikan keluhan bau mulut anda dan keluhan lain yang ada di dalam tubuh anda, sehingga Dokter akan memberikan solusi yang tepat.

Demikian Ibu Mufti, semoga bermanfaat.

Salam gigi sehat.


22.17 | 0 komentar | Read More

Dua Pendaki Hirup Gas Beracun di Sindoro, Satu Tewas

Written By bopuluh on Senin, 31 Desember 2012 | 22.17

Dua Pendaki Hirup Gas Beracun di Sindoro, Satu Tewas

Penulis : Ahmad Arif | Selasa, 1 Januari 2013 | 12:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hendak merayakan tahun baru justru berujung maut. Dua pendaki dilaporkan tergeletak di kawah Gunung Sindoro, Jawa Tengah, akibat menghirup gas beracun. Satu orang diduga telah tewas dan satu orang lainnya berupaya dievakuasi.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono menyampaikan hal itu, Selasa (1/1/2013).

"Informasi dari Pos Gunung Sindoro, ada pendakian untuk merayakan Tahun Baru 2013 di puncak Gunung Sindoro. Dilaporkan dua pendaki tergeletak di kawah, satu orang diduga telah meninggal, satu orang diupayakan dievakuasi dari dalam kawah," kata Surono. Pendaki itu diduga menghirup gas beracun yang keluar dari kawah Sundoro.

Surono telah merekomendasikan kepada tim SAR yang akan menolong, agar menggunakan tabung oksigen/masker gas, untuk menjaga bahaya gas beracun.

"Status Gunung Sindoro adalah normal, namun kami tetap merekomendasikan agar masyarakat/pendaki tdk mendekati kawah/bibir kawah," katanya. 


22.17 | 0 komentar | Read More

Lalu Lintas di Semarang Lengang

Tahun Baru 2013

Lalu Lintas di Semarang Lengang

Penulis : Winarto Herusansono | Selasa, 1 Januari 2013 | 12:56 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Suasana Kota Semarang, Jawa Tengah, sehari setelah Tahun Baru 2013 nampak lengang. Sejumlah jalan protokol yang biasa padat kendaraan bermotor, sejak pukul 07.00 sepi, Selasa (1/1/2013).

Jalan jalan protokol yang sepi, tidak banyak pengendara mobil maupun sepeda motor terlihat di Jalan Pahlawan, Pandanaran, Kawasan Simpang Lima serta Jalan Majapahit, Semarang. Arus lalu lintas di daerah Semarang atas seperti kawasan Gombel hingga Jatingaleh yang biasanya juga padat kendaraan bermotor, nampak pada pukul 11.30 juga tidak terlalu ramai.

"Situasi lalu lintas yang sepi sejak pagi enak untuk kegiatan olahraga seperti bersepeda atau jalan sehat bersama keluarga," kata Unggul, warga Lamper Kidul, Semarang.

Menurut Unggul, sepinya kondisi jalan diperkirakan banyak warga berlibur ke luar kota. Bisa juga sebagian memilih tinggal di rumah, setelah semalam merayakan pergantian Tahun Baru 2013 dengan kegiatan sampai larut malam.

Kondisi lengang juga nampak di ruas jalan paling sibuk di Semarang sepanjang 6 kilometer, yakni mulai Bunderan Kalibanteng, Jalan Siliwangi sampai pintu tol Krapyak, Semarang Barat.

Ruas jalan ini merupakan jalan keluar ke arah Jakarta, yang sehari hari padat arus kendaraan besar yakni bus, truk angkutan barang dan kendaraan truk trailer kini juga sepi.

Kalau ada kendaraan truk dan bus yang melintas di jalur jalan menuju Krapyak dapatlah jumlah kendraan itu dihitung jari, sehingga pengendara kendaraan bermotor bisa memacu laju kendaraan sampai 70 kilometer per jam. Suatu kecepatan yang di hari normal mutahil bisa dilakukan saat arus lalu lintas padat merayap.

Ada Attachment Foto:
Lalu Lintas Lengang di Semarang.jpg


22.17 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger