Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Written By bopuluh on Jumat, 04 Januari 2013 | 22.17

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 2 Januari 2013 | 11:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas TV membuka studio mini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu dilakukan untuk memberikan update informasi mengenai perdagangan saham di tanah air. Studio mini Kompas TV berada di tower 1 lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan SCBD Senayan Jakarta.

"Studio ini dibuka sebagai bentuk layanan Kompas TV agar pemirsa bisa mendapatkan informasi real time terhadap perkembangan bursa saham di tanah air," ujar Pemimpin Redaksi Kompas TV, Taufik Mihardja di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Studio tersebut terletak di atas lantai utama (main floor) perdagangan bursa saham di BEI. Di ruangan seluas 6 x 5 meter tersebut dilengkapi dengan studio siaran, ruang kontrol dan make up penyiar televisi. Studio mini ini juga sangat tepat dengan latar belakang ruangan perdagangan bursa saham di tanah air.

Rencananya studio mini ini akan mulai bersiaran mulai hari ini, Rabu (2/1/2013). Studio ini akan menyiarkan secara langsung kabar pasar saham pada pukul 12.00 wib. Studio ini akan memunculkan program "Kompas Bursa" atau satu segmen khusus di program "Kompas Siang" setiap jam 12.00 wib.


22.17 | 0 komentar | Read More

Menikmati Rumah Idaman Para Bujangan

KOMPAS.com - Di berbagai film dan katalog, rumah bagi para bujangan seringkali digambarkan dengan rumah-rumah atau apartemen berdesain minimalis, sederhana, dan penuh dengan warna-warna maskulin. Pada kenyataannya, rumah, kontrakan, kos, atau apartemen para bujangan mungkin berdesain minimalis, namun jauh dari ideal.

Berbagai barang berserakan di lantai, sampah berceceran, dan bau tidak sedap akibat lembab tersebar di seluruh bagian rumah. Jika hal ini persis seperti apa yang terjadi di rumah Anda, kini tiba waktunya menciptakan bachelors pad atau rumah idaman bagi para bujangan milik Anda sendiri. Berbenahlah, perbaiki kondisi rumah, dan jaga kerapihan rumah dengan perlengkapan baru yang Anda miliki!

Meja kopi

Pertama-tama, Anda membutuhkan meja kopi yang fungsional. Meja ini menjadi meja makan, meka kerja, bahkan terkadang menjadi tempat penyimpanan. Pilihlah meja kopi yang kuat dan mampu menopang semua kegiatan Anda. Tentunya, hati-hati dalam memilih desain tepat bagi rumah Anda.

Selain meja kopi, Anda juga membutuhkan sofa dan kursi yang nyaman. Sofa mampu "berubah fungsi" menjadi tempat tidur bagi teman-teman Anda yang tiba-tiba ingin menginap di rumah.

Namun, Anda harus tetap bisa memadukan kenyamanan, gaya, dan keserbagunaan dengan memilih sofa berbahan kuat, nyaman di kulit, dan tampak cantik di rumah.

Gadget

Sekarang, kita pindah ke bidang yang Anda gemari: gadget. Berinvestasilah pada teknologi yang mampu berintegrasi dengan rumah Anda, alat telekomunikasi, mobil, dan sistem keamanan rumah. Siapkan juga berbagai alat pembersih rumah dan kendaraan.

Alat kebersihan

Pastikan Anda memiliki berbagai keperluan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan rumah. Bila perlu, sediakan juga mesin pembuat kopi, mesin espresso, dan barang-barang lain yang membuat Anda betah mengurus rumah.

Seprai

Selanjutnya, belilah seprai dengan kualitas baik, dan pastikan seprai selalu dalam kondisi bersih. Mungkin, Anda tidak menyadari bahwa hal sederhana seperti kebersihan seprai dapat menggambarkan diri Anda.

Hobi dan koleksi

Penuhi rumah Anda dengan hal-hal menarik bagi Anda. Isi rumah dengan barang-barang seni, CD, DVD, buku, dan barang-barang koleksi Anda lainnya.

Terakhir, pastikan lantai Anda dapat Anda bersihkan dengan mudah, kuat menopang Anda, tidak mudah retak, dan tahan terhadap minuman, makanan, atau injakan sepatu jika Anda mengadakan pesta di rumah. Selamat berkreasi membuat rumah idaman bagi Anda para bujangan!


22.17 | 0 komentar | Read More

Rasyid Rajasa Tak Bisa Lepas dari Jerat Hukum

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar mengatakan, putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah Rajasa (22), tidak dapat lepas dari jeratan hukum. Rasyid adalah pengemudi BMW X5 yang terlibat kecelakaan maut di Tol Jagorawi dengan Daihatsu Luxio, Selasa (1/1/2013) pagi kemarin. Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Bambang mengatakan, kelalaian pengemudi sehingga menimbulkan korban jiwa adalah delic culpa pidana. Hal ini diperkuat dengan ketentuan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian pengemudi yang menyebabkan orang lain terluka atau meninggal dunia.

"Perkaranya tidak boleh diselesaikan di bawah tangan, tetapi tetap harus diteruskan ke pengadilan. Hal ini juga untuk pembelajaran bagi masyarakat dan pejabat tinggi. Kalau akhirnya damai, ini preseden buruk karena itu membuktikan Indonesia negara kekuasaan," kata Bambang kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Sementara itu, tanggung jawab keluarga Hatta dengan memberikan bantuan hukum dan upaya damai hanya akan meringankan hukuman. Namun, Rasyid akan tetap diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Independensi polisi pun diuji dalam menangani kasus ini.

"Jika ingin menjaga eksistensinya, Polri harus teliti dan cermat dalam memeriksa TKP. Sebab, dari sana, bisa diketahui kemungkinan penyebab kecelakaan, apakah faktor kendaraan atau pengemudi," ujar Bambang. 

Bambang juga menekankan, olah tempat kejadian harus dilakukan dengan cepat. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi kemungkinan berubahnya analisis kecelakaan jika olah TKP dilakukan tidak dengan cepat dan cermat.

"Polisi harus obyektif jika ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, mobil BMW B 272 HR yang dikendarai Rasyid menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Akibatnya, dua orang meninggal, yakni Harun (57) dan M Raihan, bayi berumur 14 bulan. Tiga orang korban luka-luka adalah Nung (30) dan Moh Rifan yang dibawa ke RS Polri dan seorang lagi bernama Supriyati (30) yang sempat dibawa ke RS UKI.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.17 | 0 komentar | Read More

Solusi untuk Bau Mulut yang Tak Sembuh-sembuh

TANYA :

Pagi  Bu dokter, saya seorang guru dok. Saya merasakan halitosis yang sangat menyiksa. Saya sudah berusaha keras untuk menghilangkannya, namun usaha itu tidak bertahan lama dok. Saya merasa ini karena faktor penyakit dari dalam sehingga berulang terus menerus. Di mana saya bisa mendapat konsultasi yang maksimal dok? Apakah ada obat yang tepat untuk saya? Apakah ini ada kaitannya dengan bakteri E.coli yang saya baca dari internet? Tolong kasih saya solusi dok, karena ini sangat berkaitan dengan profesi saya. Saya tidak bisa terpaksa menjaga jarak dengan anak-anak didik saya .

(Mufti, 27 tahun, Tegal)


JAWAB :

Ibu Mufti yang baik,

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:  

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan

Apakah salah satu usaha yang telah anda lakukan untuk mencegah bau mulut mencakup hal-hal dibawah ini?

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah:

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, melakukan penyikatan lidah, serta menggunakan alat bantu benang gigi.

2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut).

3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.

4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.

5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.

7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.

8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.

9.    Jika anda memiliki radang sinus menahun, penyakit gangguan pencernaan, atau diabetes, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut. Jika memang ingin mengkonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Anda dapat berkonsultasi ke Dokter Gigi langganan anda mengenai masalah bau mulut ini. Namun jika seluruh upaya dirasa gagal, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam (dr., Sp.PD). Sampaikan keluhan bau mulut anda dan keluhan lain yang ada di dalam tubuh anda, sehingga Dokter akan memberikan solusi yang tepat.

Demikian Ibu Mufti, semoga bermanfaat.

Salam gigi sehat.


22.17 | 0 komentar | Read More

Presiden Kecewa Sosialisasi KUR

Written By bopuluh on Kamis, 03 Januari 2013 | 22.17

TANGERANG, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku kecewa terhadap sosialisiasi program kredit usaha rakyat (KUR) untuk membantu kalangan masyarakat bawah. Kekecewaan itu diungkap Presiden ketika mengunjungi perkampungan nelayan di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (4/1/2013).

Awalnya, kunjungan kerja itu dirahasiakan. Setelah Presiden dan rombongan tiba, para pejabat setempat seperti Bupati Tangerang Ismet Iskandar dan Camat Teluk Naga baru datang.

Ikut dalam kunker Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syarief Hasan, Menteri Pendidikan M Nuh, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Ikut pula Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.

Ketika bertemu dengan warga, Presiden menanyakan keluhan yang dialami. Salah satu warga meminta bantuan modal bagi nelayan. Presiden lalu mempertanyakan mengapa tidak memanfaatkan KUR.

"Enggak tahu prosedurnya, pak," kata salah satu warga.

"Saya agak kecewa kalau rakyat belum tahu pinjam KUR. Dengar, setiap tahun dikucurkan Rp 25 triliun sampai Rp 30 triliun. Untuk rakyat itu," kata Presiden ketika berbincang-bincang dengan warga di pinggir dermaga.

Sebelum menemui warga, Presiden sempat melihat Teras BRI. Presiden sempat bertanya-tanya mengenai realisasi KUR kepada pegawai BRI. Kepada warga, Presiden menyarankan agar Teras BRI itu dimanfaatkan.

"Gunakan dengan baik. Datang, pinjam. Tak perlu ada jaminan. Itu yang jamin pemerintah. Kalau enggak tembus (pinjaman), sampaikan ke Pak Bupati. Enggak boleh terjadi, kebijakan bagus tapi tidak mengalir," kata Presiden.

Presiden lalu meminta kepada kepala desa dan camat untuk lebih gencar menyosialisasikan KUR. "Kepala desa ada enggak, camat ada enggak. Itu bekerja. Harus dijelaskan," pungkas Presiden.


22.17 | 0 komentar | Read More

Penjualan Mobil di Australia Capai 1,1 Juta Unit

Penjualan Mobil di Australia Capai 1,1 Juta Unit

Penulis : L Sastra Wijaya | Jumat, 4 Januari 2013 | 12:56 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com - Angka penjualan mobil baru di Australia di tahun 2012 mencapai 1.1 juta, mengalami kenaikan 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan jumlah penduduk tidak lebih dari 25 juta, kepemilikan mobil di Australia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Angka resmi menunjukkan bahwa ini adalah untuk tahun kelima berturut-turut dalam 6 tahun terakhir angka penjualan mobil melebihi 1 juta unit. Ini juga adalah angka tertinggi setelah angka 1 juta dilampaui pertama kalinya di tahun 2007 demikian menurut laporan news.com.au hari Jumat (4/1/2013).

Selama bertahun-tahun perusahaan mobil lokal Holden mendominasi dan bersaing ketat dengan Ford dalam angka penjualan.  Namun di tahun 2012, untuk pertama kalinya dalam 100 tahun terakhir, mobil impor menjadi favorit bagi warga Australia.

Mazda3 mengalahkan Toyota Hilux untuk menjadi mobil paling populer untuk tahun kedua berturut-turut. Di tahun 2011, Mazda3 menyisihkan Holden Commodore untuk pertama kalinya, padahal Commodore mendominasi tempat pertama penjualan mobil di Australia selama 15 tahun berturut-turut sebelumnya. Holden Commodore sekarang turun ke tempat keempat, karena Toyota Corolla yang banyak dibeli dalam beberapa bulan terakhir berada di peringkat ketiga.

Menurut news.com.au, ini adalah untuk pertama kalinya sejak awal 1900-an, mobil yang dibuat di dalam Australia sendiri tidak masuk dalam tiga besar.     

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L. Sastra Wijaya, para ahli sejarah permobilan juga mengatakan bahwa "kemenangan" Mazda3 tahun lalu merupakan yang pertama kalinya mobil impor menduduki peringkat pertama penjualan mobil terbanyak di Australia sejak Perang Dunia 1.

Mazda menjadi mobil impor pertama di Australia yang penjualannya melebihi 100 ribu kendaraan dalam setahun. Secara keseluruhan, Toyota menjadi merek terbesar dalam penjualan untuk tahun ke-10 berturut-turut, dengan penjualan mencapai 218 ribu.

Menurut Direktur Eksekutif Kamar Dagang Industri Omototif Federal (FCAI), Tony Weber, angka penjualan ini betul-betul terjadi dan bukannya angka yang direkayasa oleh industri otomotif.     

"Australia terhindar dari krisis ekonomi global dan dengan produksi mobil dimulai lagi di Thailand dan Jepang, industri otomotif bisa merespon keinginan publik membeli." kata Weber kepada wartawan di Sydney. "Angka tahun 2012 merupakan kombinasi faktor-faktor tersebut. Angka penjualan ini angka yang valid," tambah Weber.  


22.17 | 0 komentar | Read More

Pria Bersenjata Mengamuk di Pasar, 3 Tewas

MANILA, KOMPAS.com - Seorang pria bersenjata menembak mati tiga orang dan melukai sejumlah orang lain ketika ia mengumbar tembakan di pasar yang ramai di Filipina, Jumat (4/1). Ia kemudian ditembak mati di tempat kejadian, kata polisi.

Pria itu mulai menembakkan pistol di pasar kota Kawit, sekitar 40 kilometer di selatan Manila, kata kepala polisi wilayah itu, Jaime Rollon. "Dia tiba-tiba mengamuk. Dia menembak siapa saja, para penonton, para pedagang pasar. Yang pertama terluka adalah salah seorang mertuanya," kata Rollon kepada kantor berita AFP.

Rollon mengatakan, tiga orang dipastikan tewas dan sedikitnya dua orang lainnya terluka. Polisi kini memeriksa sejumlah rumah sakit untuk mengetahui apakah ada korban lain.

Rollon mengidentifikasi tersangka sebagai penduduk lokal bernama Ronald Pae. Namun pihaknya belum mengetahui motif penembakan itu. Ia mengatakan, Pae juga ditembak mati di pasar itu, tetapi tidak jelas siapa yang menembak pria itu.

Penembakan itu terjadi di tengah perdebatan tentang budaya kepemilikan senjata yang tanpa penegakan hukum di negara itu, yang dipicu oleh kematian seorang gadis berusia tujuh tahun yang ditembak di kepalanya saat perayaan pada Malam Tahun Baru. Stephanie Ella dan ayahnya sedang menonton kembang api di luar rumah mereka di pinggiran kota Manila hari Senin ketika peluru, yang ditembakkan seorang yang menyambut datangnya Tahun Baru, menerjangnya.

Kematian itu memicu kemarahan dan kecaman terkait lemahnya penegakan hukum yang memungkinkan ratusan ribu senjata api tidak terdaftar  berada di jalanan negara itu. "Kejadian ini seharusnya tidak hanya menjadi bagian data statistik," kata Wakil Presiden Jejomar Binay dalam menanggapi kematian Ella. "Kami punya undang-udang yang cukup untuk menghukum tetapi masalah selalu pada penegakan hukum."

Rollon mengatakan tidak jelas bagaimana Pae memperoleh senjatanya. Namun ia mengatakan, mudah bagi dia untuk mendapatkan sebuah senjata. "Ada banyak orang yang punya senjata di sini. Ada warga sipil yang memiliki senjata, bahkan tanpa izin resmi untuk memiliki itu. Mereka dapat menemukan jalan untuk itu," katanya.

Ada sedikitnya 1,2 juta senjata api yang terdaftar di Filipina tahun lalu, demikian menurut data kantor polisi bidang senjata api dan bahan peledak. Diperkirakan ada sekitar 600.000 senjata api lain yang tidak punya izin beredar di seluruh Filipina.

Editor :

Egidius Patnistik


22.17 | 0 komentar | Read More

Pengawasan Peredaran Barang Diperketat

Pengawasan Peredaran Barang Diperketat

Penulis : Eny Prihtiyani | Jumat, 4 Januari 2013 | 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan bersama dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo hari ini, Jumat (4/1/2013), menandatangani Nota Kesepahaman mengenai Peningkatan Penegakan Hukum di Bidang Perlindungan Konsumen dan Metrologi Legal.

Nota Kesepahaman ini dilakukan untuk meminimalisir hambatan dalam penegakan hukum, mewujudkan keberhasilan dalam penanganan tindak pidana di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal, menyamakan persepsi dalam melangkah.

-- Gita Wirjawan

Mendag mengatakan Nota Kesepahaman ini dilakukan untuk meminimalisir hambatan dalam penegakan hukum, mewujudkan keberhasilan dalam penanganan tindak pidana di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal, serta untuk menyamakan persepsi dalam melangkah.

"Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan keterpaduan operasional dalam penanganan tindak pidana di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal yang dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perlindungan Konsumen (PPNS -PK), Penyidik Pegawai Negeri Sipil Metrologi Legal (PPNS-MET), yang didukung oleh Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia," jelas Mendag.

Kemudian pada kesempatan yang sama dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag dengan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kepala Badan Karantina

Pertanian dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. Nota Kesepahaman tersebut memuat kerja sama mengenai pengawasan barang untuk produk non pangan, pangan olahan, dan pangan segar. 


22.17 | 0 komentar | Read More

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Written By bopuluh on Rabu, 02 Januari 2013 | 22.17

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini

Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 2 Januari 2013 | 11:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas TV membuka studio mini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu dilakukan untuk memberikan update informasi mengenai perdagangan saham di tanah air. Studio mini Kompas TV berada di tower 1 lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan SCBD Senayan Jakarta.

"Studio ini dibuka sebagai bentuk layanan Kompas TV agar pemirsa bisa mendapatkan informasi real time terhadap perkembangan bursa saham di tanah air," ujar Pemimpin Redaksi Kompas TV, Taufik Mihardja di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Studio tersebut terletak di atas lantai utama (main floor) perdagangan bursa saham di BEI. Di ruangan seluas 6 x 5 meter tersebut dilengkapi dengan studio siaran, ruang kontrol dan make up penyiar televisi. Studio mini ini juga sangat tepat dengan latar belakang ruangan perdagangan bursa saham di tanah air.

Rencananya studio mini ini akan mulai bersiaran mulai hari ini, Rabu (2/1/2013). Studio ini akan menyiarkan secara langsung kabar pasar saham pada pukul 12.00 wib. Studio ini akan memunculkan program "Kompas Bursa" atau satu segmen khusus di program "Kompas Siang" setiap jam 12.00 wib.


22.17 | 0 komentar | Read More

Menikmati Rumah Idaman Para Bujangan

KOMPAS.com - Di berbagai film dan katalog, rumah bagi para bujangan seringkali digambarkan dengan rumah-rumah atau apartemen berdesain minimalis, sederhana, dan penuh dengan warna-warna maskulin. Pada kenyataannya, rumah, kontrakan, kos, atau apartemen para bujangan mungkin berdesain minimalis, namun jauh dari ideal.

Berbagai barang berserakan di lantai, sampah berceceran, dan bau tidak sedap akibat lembab tersebar di seluruh bagian rumah. Jika hal ini persis seperti apa yang terjadi di rumah Anda, kini tiba waktunya menciptakan bachelors pad atau rumah idaman bagi para bujangan milik Anda sendiri. Berbenahlah, perbaiki kondisi rumah, dan jaga kerapihan rumah dengan perlengkapan baru yang Anda miliki!

Meja kopi

Pertama-tama, Anda membutuhkan meja kopi yang fungsional. Meja ini menjadi meja makan, meka kerja, bahkan terkadang menjadi tempat penyimpanan. Pilihlah meja kopi yang kuat dan mampu menopang semua kegiatan Anda. Tentunya, hati-hati dalam memilih desain tepat bagi rumah Anda.

Selain meja kopi, Anda juga membutuhkan sofa dan kursi yang nyaman. Sofa mampu "berubah fungsi" menjadi tempat tidur bagi teman-teman Anda yang tiba-tiba ingin menginap di rumah.

Namun, Anda harus tetap bisa memadukan kenyamanan, gaya, dan keserbagunaan dengan memilih sofa berbahan kuat, nyaman di kulit, dan tampak cantik di rumah.

Gadget

Sekarang, kita pindah ke bidang yang Anda gemari: gadget. Berinvestasilah pada teknologi yang mampu berintegrasi dengan rumah Anda, alat telekomunikasi, mobil, dan sistem keamanan rumah. Siapkan juga berbagai alat pembersih rumah dan kendaraan.

Alat kebersihan

Pastikan Anda memiliki berbagai keperluan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan rumah. Bila perlu, sediakan juga mesin pembuat kopi, mesin espresso, dan barang-barang lain yang membuat Anda betah mengurus rumah.

Seprai

Selanjutnya, belilah seprai dengan kualitas baik, dan pastikan seprai selalu dalam kondisi bersih. Mungkin, Anda tidak menyadari bahwa hal sederhana seperti kebersihan seprai dapat menggambarkan diri Anda.

Hobi dan koleksi

Penuhi rumah Anda dengan hal-hal menarik bagi Anda. Isi rumah dengan barang-barang seni, CD, DVD, buku, dan barang-barang koleksi Anda lainnya.

Terakhir, pastikan lantai Anda dapat Anda bersihkan dengan mudah, kuat menopang Anda, tidak mudah retak, dan tahan terhadap minuman, makanan, atau injakan sepatu jika Anda mengadakan pesta di rumah. Selamat berkreasi membuat rumah idaman bagi Anda para bujangan!


22.17 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger