Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Hujan Angin di Jakarta, Pohon Tumbang di Tiga Lokasi

Written By bopuluh on Senin, 28 Oktober 2013 | 23.17


JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan disertai angin yang melanda sebagian wilayah Jakarta membuat pohon bertumbangan di tiga lokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Kukuh Hadi Santoso mengatakan, pohon tumbang terjadi di wilayah Jakarta Selatan.

"Pohon tumbang di Jalan TB Simatupang, tepat di depan Garda Oto. Kemudian di Jalan Pasar Jumat depan Sekpolwan, dan di Jalan Rawa Bambu Pasar Minggu," kata Kukuh saat dihubungi wartawan, Selasa (29/10/2013).

Pantauan sementara BPBD DKI, tidak ada korban jiwa akibat tumbangnya pohon tersebut. Pohon tumbang itu hanya menimbulkan kemacetan di wilayah tersebut.

Pihak BPBD DKI melaporkan, radar cuaca pada pukul 11.00, telah terjadi peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan di wilayah Jabodetabek yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan petir.

Pada pukul 12.00, hujan lebat disertai kilat dan petir terjadi di wilayah Pulogadung, Matraman, Tebet, Pancoran, Mampang Prapatan, Kebayoran, Cipete, Pasar Minggu, Pasar Rebo, Ciracas, Cipayung, Jagakarsa, Cibubur, Cilandak, Ciputat, Pamulang, Serpong, Pamulang, Cibinong, Bojong, Depok, Bogor dan sekitarnya.

"Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 15.00," kata Kukuh.

Hujan lebat disertai petir juga akan meluas hingga wilayah Koja, Cakung, Duren Sawit, Kelapa Gading, Kemayoran, Sawah Besar, Gambir, Tanah Abang, Jatinegara, Kampung Melayu, Bekasi Selatan, Tangerang, Ciawi, Cisarua dan sekitarnya. Apabila kondisi cuaca signifikan masih berlanjut, kata dia, akan dilakukan update sebelum masa berlaku peringatan dini berakhir.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


23.17 | 0 komentar | Read More

Adu Mulut Tak Tuntas, Mahasiswa Tabrak Siswa SMA


AMBON, KOMPAS.com - Seorang siswa SMA Negeri 2 Ambon, Billy Talaperu (17) terluka akibat ditabrak sepeda motor dari belakang oleh AL, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Ambon.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Agung Tribawanto yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/10/2013), mengatakan peristiwa tersebut tejadi pada Senin (28/10/2013) kemarin.

Saat itu korban dan pelaku bersama teman-temannya sempat terlibat adu mulut tepat di depan SMA Negeri 2 di kawasan Jalan Yan Paays Soaema, Kota Ambon. "Usai pertengkaran mulut itu, korban langsung pulang, namun saat sedang berjalan, pelaku langsung mengikuti korban dari arah belakang dan menambarnya dengan sepeda motor," jelas Agung.

Akibat kejadian itu, korban terjatuh dan sekujur tubuh dan kepalanya terluka. "Korban mengalami luka memar di kepala, dan luka lecet di kedua kaki dan tangannya. Setelah menabrak, pelaku langsung melarkan diri," ujar Agung.

Karena merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian itu Polres Pulau Ambon pada Selasa pagi. Agung mengatakan saat ini korban telah menjalani visum. Menurut Agung kasus tersebut saat ini telah ditangani polisi.

Dia berjanji pelaku penganiayaan akan segera ditangkap. "Kita sudah tangani kasus ini yang jelas ini kasu penganiayaan terhadap anak dibawa umur," terangnya.

Editor : Kistyarini


23.17 | 0 komentar | Read More

Transisi Musim, Hujan Cenderung Terjadi dari Siang hingga Sore


JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia saat ini tengah memasuki masa transisi atau pancaroba dari musim kemarau ke hujan. Pada masa ini, hujan cenderung berlangsung dari siang ke sore hari.

Mulyono Prabowo, Kepala Pusat Meteorologi Publik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, kecenderungan itu terjadi karena pola pemanasan Matahari.

"Pada pagi hari, panas Matahari cenderung memacu pembentukan awan, kemudian awan baru terkumpul pada siang hari. Jadi, hujan baru terjadi siang hingga sore hari," kata Mulyono.

Menurut Mulyono, hujan pada periode transisi musim bisa deras namun cenderung berlangsung dengan durasi singkat.

"Sore hingga malam, cuaca bisa kembali cerah atau berawan," kata Mulyono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/10/2013).

Kecenderungan hujan pada siang hingga sore hari itu tidak berlaku di semua wilayah, namun pada wilayah yang sudah memasuki periode transisi musim.

Ia juga mengatakan, kecenderungan tersebut bisa berlangsung selama seminggu ke depan di wilayah-wilayah yang sudah memasuki transisi musim.

Wilayah yang sudah memasuki transisi, kata Mulyono, adalah wilayah utara barat Indonesia dan sebagian wilayah Jawa.

Berdasarkan perkiraan BMKG, wilayah Indonesia yang sudah mengalami banyak hujan adalah Aceh, Medan, hingga Lampung serta wilayah Jawa bagian barat.

"Wilayah Jawa tengah dan timur belum banyak hujan. Indonesia tengah dan timur juga demikian," paparnya.

Mulyono menjelaskan, musim hujan memasuki wilayah Indonesia secara bertahap, dimulai dari bagian barat.

Meski beberapa wilayah Indonesia sudah mengalami hujan, namun belum bisa dikatakan sudah memasuki musim hujan.

Salah satu kriteria sudah memasuki musim hujan adalah curah hujan mencapai 50 mm dalam 10 hari berturut-turut.

Terkait hujan pada siang dan sore hari, Mulyono meminta masyarakat mewaspadai angin kencang dan petir.

Editor : Yunanto Wiji Utomo


23.17 | 0 komentar | Read More

Pengusaha: Upah Tak Selesaikan Masalah Kesejahteraan Buruh


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menuturkan, upah bukanlah satu-satunya hal yang bisa menuntaskan masalah kesejahteraan buruh. Menurutnya, ada faktor lain yang menyumbang kesejahteraan buruh seperti ketersediaan rumah murah, akses kesehatan yang murah, dan transportasi murah.

"Kesejahteraan tidak bisa satu-satunya lewat upah. Tapi, buruh lihatnya upah itu hidup mati dia," kata Sofjan di kantornya, di Jakarta, Selasa (29/10/2013).

Untuk itu, lanjutnya, harus ada campur tangan dari pemerintah, guna mencapai kesejahteraan buruh. Sofjan pun menegaskan, pengusaha bukanlah satu-satunya pihak yang harus bertanggungjawab untuk menuntaskan soal kesejahteraan.

"Misal kalau bilang tuntutan itu karena inflasi, memang itu tugas pengusaha? Bukan. Itu tugas pemerintah untuk menjaga inflasi," lanjutnya.

Di sisi lain, ia mengklaim, pengusaha telah siap menambah kesejahteraan buruh melalui sistem jaminan sosial nasional, yang seluruhnya akan berjalan 2015.

Editor : Erlangga Djumena


23.17 | 0 komentar | Read More

Ditanya soal Kabareskrim Baru, Sutarman Bungkam

Written By bopuluh on Minggu, 27 Oktober 2013 | 23.17


JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri kini kosong setelah Komisaris Jenderal Pol Sutarman resmi dilantik sebagai Kepala Polri, Jumat (25/10/2013). Saat ditanyai pertanyaan wartawan mengenai kandidat yang akan menggantikannya sebagai Kabareskrim, Sutarman masih enggan mengungkapkannya dan bahkan tampak menghindar.

"Itu nanti ya," singkat Sutarman saat ditemui usai kegiatan penyerahan memori serah terima jabatan di Ruang Rupatama Mabes Polri, Senin (28/10/2013).

Terpisah, Wakapolri Komisaris Jenderal Oegroseno juga menyampaikan hal senada saat disinggung siapa yang akan menempati jabatan kabareskrim baru. Kendati demikian, ia mengatakan, jika Polri telah menyiapkan sejumlah nama yang akan menggantikan posisi Sutarman.

"Nantilah. Pokoknya nanti lah. (Yang) jelas dari polisi," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M Nasser berharap, agar nantinya jabatan kabareskrim diisi oleh orang yang memiliki jam terbang tinggi sebagai anggota reserse. Kompolnas pun tak mempersoalkan apakah nantinya jabatan itu akan diduki oleh anggota kepolisian yang berdinas di Mabes Polri atau dari kepolisian daerah.

"Kita akan serahkan kepada kapolri dan wanjakti (dewan kebijakan tinggi) Polri," katanya.

Editor : Caroline Damanik


23.17 | 0 komentar | Read More

Presiden SBY Sebaiknya Fokus Sejahterakan Rakyat


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husin meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono fokus pada program kesejahteraan rakyat dan tidak sibuk dengan urusan pribadi atau internal partainya. Ia yakin, masyarakat akan memberi perlindungan terhadap SBY saat kesejahteraan itu telah diwujudkan secara merata.

"Kalau masyarakat kita dapat hidup lebih sejahtera, maka apa pun kritikan pada Beliau (SBY) tentu rakyatlah yang akan menjadi benteng utama untuk menangkis dan melindunginya," kata Saleh, dalam pernyataan tertulis yang diterima pada Senin (28/10/2013).

Anggota Komisi V DPR ini menyatakan, sebagai kepala negara, SBY sebaiknya juga tidak perlu memberi respons pada isu-isu yang sifatnya terlalu pribadi. Masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan merupakan masalah yang lebih penting untuk ditanggapi.

"Harusnya dipenghujung masa pemerintahan SBY lebih mencurahkan perhatian dan pemikiran masalah bangsa dan upaya mensejahterakan rakyat," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden SBY marah karena kesaksian mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, yang menyebutnya memiliki hubungan dekat dengan Bunda Putri. Setelah itu, Presiden juga menyampaikan kegeramannya di depan ribuan kader Partai Demokrat karena menganggap ada pihak yang senang "menguliti" masalah di internal Partai Demokrat. Menyikapi hal itu, SBY meminta semua kader Partai Demokrat untuk tetap solid guna menghadapi tahun pemilihan pada 2014.  

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

23.17 | 0 komentar | Read More

Timur Minta Sutarman Fokus Selesaikan Kasus Penembakan Polisi

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo saat memberikan keterangan pers di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (9/9/2012), terkait ledakan bom, di Beji, Depok, Jawa Barat. | KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES


JAKARTA, KOMPAS.com - Jenderal Pol Timur Pradopo meminta kepada penggantinya, Kepala Polri Komisaris Jenderal Sutarman untuk segera menyelesaikan sejumlah kasus yang saat ini tengah ditangani Polri. Terutama, mengungkap sejumlah kasus penembakan terhadap anggota kepolisian yang beberapa waktu lalu terjadi di sejumlah wilayah.

"Lebih akselerasi untuk melanjutkan apa yang sudah dan belum dilaksanakan, (seperti) pengungkapan kasus penembakan (polisi)," kata Timur, seusai penyerahan naskah memori serah terima jabatan, di Ruang Rupatama Mabes Polri, Senin (28/10/2013).

Dalam acara serah terima jabatan itu, Timur menyampaikan sejumlah pencapaian hasil kinerja Polri selama ini. Menurutnya, masih banyak hal yang harus dievaluasi yang menjadi pekerjaan runah bagi Sutarman. Di antaranya, kasus tindak pidana yang ditangani Badan Reserse Kriminal Polri.

"Tentunya banyaj yang dilaksanakan dan belum dilaksanakan. Termasuk yang belum dilakukan Pak Tarman tadi disampaikan," katanya.

Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie mengatakan, dalam kegiatan penyerahan naskah memori tersebut, Timur mengingatkan kepada Sutarman agar segera mempersiapkan pengamanan pelaksanaan Pemilu 2014. Pasalnya, pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu hanya tinggal hitungan bulan.

"Bagaimana persiapan Pemilu 2014 mendatang, itu yang harus dipersiapkan," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Komisaris Jenderal Sutarman di Istana Presiden, Jumat (25/10/2013). Sutarman merupakan calon tunggal kapolri yang diajukan SBY ke DPR untuk menggantikam Timur yang akan masuk masa pensiun pada Januari 2014 mendatang.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

23.17 | 0 komentar | Read More

Gunung Mahawu Aman untuk Wisatawan

MANADO, KOMPAS.com - Gunung Mahawu di Kota Tomohon, Sulawesi Utara masih aman untuk kunjungan wisata walaupun letaknya hanya beberapa kilometer dari Gunung Lokon yang berstatus siaga.

"Sampai sekarang ini relatif masih aman. Namun kami tidak bisa memastikan untuk waktu-waktu yang akan datang," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Bandung di Kakaskasen, Farid Ruskanda Bina, Minggu (27/10/2013).

Dia mengatakan walaupun aktivitas vulkanik Gunung Lokon relatif tinggi, namun tidak akan mempengaruhi Gunung Mahawu karena masing-masing memiliki jalur suplai energi berbeda.

"Ini alasannya kenapa Gunung Mahawu seperti tidak terjadi peningkatan aktivitas. Walaupun aktivitas Gunung Lokon peningkatannya terjadi sejak akhir Juli 2011," katanya.

Menurut Farid, hingga kini status Gunung Mahawu masih normal pada level I, dan bila ditotal dalam setahun frekuensi kegempaan vulkaniknya berada di bawah sepuluh kali. "Dengan status seperti ini tidak akan mempengaruhi pariwisata di Kota Tomohon. Apalagi Gunung Mahawu telah menjadi salah satu tujuan wisata yang setiap hari dikunjungi wisatawan," katanya.

Pemerintah Kota Tomohon telah menata sarana dan prasarana wisata menuju ke Gunung Mahawu, selain akses jalan yang dihotmix, jalur pendakian menuju puncak kawah telah dibuat anak tangga untuk memudahkan pengunjung.

Editor : I Made Asdhiana


23.17 | 0 komentar | Read More

Juara di Jepang, Lorenzo Panaskan Persaingan Menuju Juara Dunia

Written By bopuluh on Sabtu, 26 Oktober 2013 | 23.17

MOTEGI, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo memperpendek jarak poin dengan Marc Marquez di klasemen MotoGP, setelah keluar sebagai juara GP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (27/10/2013). Perebutan gelar juara dunia akan dilanjutkan pada seri terakhir di Valencia, dua pekan depan.

Lorenzo dan Valentino Rossi melakukan start dengan baik. Dari posisi start pertama, Lorenzo langsung melejit ke depan, disusul Rossi yang memulai balapan dari posisi lima. Duo Honda, Marquez dan Dani Pedrosa mengikuti di posisi tiga dan empat.

Pada putaran kedua, Rossi mengalami masalah pada motor dan harus merelakan posisinya diambil Marquez dan Pedrosa. Pebalap Italia ini terus kehilangan posisi. Saat balapan memasuki putaran keempat, dia merosot ke urutan 11.

Lorenzo, Marquez, dan Pedrosa memimpin jauh di depan. Di belakang mereka ada Stefan Bradl dan Alvaro Bautista yang berebut tempat keempat. Di belakanganynya lagi ada dua pebalap Yamaha Tech3, Cal Crutchlow dan Bradley Smith yang bersaing ketat untuk memperebutkan tempat keenam.

Rossi akhirnya mampu memperbaiki posisinya hingga ke urutan delapan. Sementara di belakangnya ada barisan merah Ducati, Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden.

Aleix Espargaro jadi pebalap pertama yang mengalami insiden. Telat mengerem di tikungan 11, pebalap Spanyol ini terjatuh dan meluncur cukup jauh hingga keluar lintasan.

Marquez nyaris melewati Lorenzo di tikungan 11 pada putaran 15. Lorenzo terus bertahan di depan, bahkan berhasil menjauh dan akhirnya melakukan overlap saat balapan tersisa lima putaran.

Sementara di belakang, Rossi sukses memangkas ketinggalan. Rekan satu tim Lorenzo di Yamaha ini naik ke urutan enam, setelah melewati Smith dan Crutchlow.

Lorenzo tak terkejar. Pebalap 26 tahun ini akhirnya menyelesaikan GP Jepang dengan berhasil finis pertama, disusul Marquez dan Pedrosa. Kemenangan ini memberi Lorenzo tambahan 25 poin. Dengan total 305 poin, dia kini hanya tertinggal 13 angka dari Marquez di puncak klasemen. Penentuan juara dunia akan berlangsung pada seri terakhir di Valencia, dua pekan depan.

Hasil Balapan:
1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 42m 34.291s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 42m 37.479s
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 42m 38.883s
4. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 42m 54.046s
5. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 42m 57.101s
6. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 42m 58.928s
7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 43m 1.787s
8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 43m 5.260s
9. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 43m 11.301s
10. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 43m 17.235s
11. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamaha YSP Racing Team (YZR-M1) 43m 27.636s
12. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 43m 37.504s
13. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 43m 41.131s
14. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 43m 42.509s
15. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 43m 52.531s
16. Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 43m 53.399s
17. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 43m 55.465s
18. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 44m 4.837s
19. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 44m 57.649s
20. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 42m 53.344s
21. Damian Cudlin AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 43m 10.959s
22. Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 43m 13.290s
DNF:
Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) DNF
Luca Scassa ITA Cardion AB Motoracing (ART CRT) DNF
Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* DNF
* Standard ECU.

Editor : Pipit Puspita Rini


23.17 | 0 komentar | Read More

AS Diduga Telah Sadap Telepon Merkel Lebih dari 10 Tahun

Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA) kemungkinan telah menyadap telepon Kanselir Jerman Angela Merkel selama lebih dari 10 tahun, demikian dilaporkan mingguan Jerman Der Spiegel Sabtu (26/10).

Der Spiegel juga mengutip sebuah sumber di kantor Merkel yang mengatakan Presiden Barak Obama minta maaf kepada pemimpin Jerman itu ketika ia menelepon Rabu lalu untuk minta klarifikasi isu ini.

Juru bicara Merkel dan Gedung Putih tidak memberi komentar atas berita ini.
Jerman merencanakan untuk mengirim pimpinan intelijennya ke Washington dalam hari-hari mendatang untuk minta jawaban atas dugaan memata-matai itu.

Dokumen yang dibocorkan oleh mantan kontraktor NSA Edward Snowden memperlihatkan pengintaian yang luas oleh Amerika di Internet dan catatan telepon dari warga negara biasa dan pemimpin dunia telah memicu kemarahan di seluruh dunia.

Jerman juga sedang bekerja sama dengan Brasil untuk menyusun dokumen resolusi untuk Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang akan menjamin privasi orang dalam komunikasi elektronik. 

Diplomat-diplomat PBB mengatakan, resolusi ini berisi seruan bagi perluasan Perjanjian Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik terkait kegiatan Internet, tetapi tidak akan menyebut secara spesifik Amerika.

Editor : Egidius Patnistik


23.17 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger